Laman

Sabtu, 29 Mei 2010

MAKNA ISLAM DALAM AL-QURAN

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dewasa ini banyak orang tidak lagi tahu apa itu Islam? Karena zaman pula yang semakin menggeser peradaban-peradaban keislaman. Mereka tidak lagi tahu eksistensi Islam, mereka hanya tahu Islam adalah orang yang sering pakai peci, baju takwa dan pergi ke mesjid. Orang Islam itu orang yang perempuannya pakai kerudung. Apakah nama Islam itu nama yang diberi oleh Muhammad? Adakah Islam itu dalam al-Quran? Untuk itu di sini, di bab berikutnya akan dibahas tentang malna-makna Islam, tentunya menurut al-Quran yang kita sudah tahu kebenarannya.

B. Perumusan Masalah
Tafsir makna Islam dalam al-Quran secara harfiah dan substantif.


BAB II
MAKNA ISLAM DALAM AL-QURAN

A. Makna Harfiah
Kata Islam berasal dari أَسْلَمَ يُسْلِمُ إِسْلاَمًا, yang berarti berserah diri, seperti terkutip dalam al-Quran surat al-Baqarah : 112
"Ya, barangsiapa menyerahkan dirinya kepada Allah dan ia berbuat baik, maka ia mendapat pahalanya pada Tuhannya …"
Ini (أَسْلَمَ) adalah kata kerja yang menyebut objek, yaitu "diri" atau "jiwa" (arti sebenarnya adalah "muka" atau menurut keterangan Muhammad Ali, "Seluruh jiwa dan raganya").
Menurut Prof. Djadiningrat kata أَسْلَمَ berarti sebagai "menyerahkan dengan tulus hati" atau "mengikhlaskan".
Sedangkan menuurt Fadlu Rahman kata Islam berakar pada kata سَلِمَ, artinya "aman", "keseluruhan" dan "menyeluruh". Kata سِلْمٌ dalam QS. al-Baqarah : 208:
mempunyai arti perdamaian, sedangkan kata سَلاَمٌ dalam QS. al-Zumar : 29:
berarti keseluruhan, walaupun اَلسَّلاَمُ dalam QS. an-Nisa : 91 mengandung arti "perdamaian". Dalam berbagai penggunaannya kata "Islam" ini berarti perdamaian, keselamatan atau uluk salam.
Dengan melihat berbagai maknanya, maka secara keseluruhan terungkap ide bahwa dengan penyerahan diri pada Tuhan, seseorang akan mampu mengembangkan seluruh kepribadiannya secara menyeluruh.


B. Makna Subtantif
Secara subtantif, makna Islam terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Islam sebagai agama
Sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran surat Ali 'Imran : 19
"Sesungguhnya agama pada sisi Allah ialah Islam. …….."
Q.S. al-Maidah ayat 3:
"…….pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. ……."

2. Islam sebagai ajaran
Sebagaimana telah kita ketahui, Islam adalah sebagai agama atau nama agama, dan di dalam agama itu terkandung ajaran-ajaran atau faham-faham yang mesti dipatuhi dan dilaksanakan oleh setiap pemiliknya.
Jika kita berbicara tentang ajaran Islam, maka kita harus tahu pula tentang iman dan ihsan. Islam adalah penerimaan yang disampaikan oleh Nabi dan Rasul saw., sedangkan iman adalah pembenaran dengan hati, dan ihsan adlah perwujudan dalam perbuatan. Jadi, dengan kata lain, tidak dikatakan seseorang beragama Islam jika ia tidak beriman dan berihsan.
 Hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
عَنْ أَبِيْ عَبْدِ الرَّحْمنِ عِبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ. شَهَادَةِ أَنْ لاَّ إِلـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلَ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحِجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
"Dari Abi Abdir Rahman Abdillah bin Umar bin Khattab ra., dia berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah saw. beliau berkata, "Islam itu didirikan atas lima perkara; Bersaksi sesungguh bahwa tidak Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu adalah utusan Allah, mendirikan shalat, memberikan zakat, melaksanakan haji dan berpuasa pada bulan Ramadlan."
 Hadits Riwayat Muslim
عَنْ أَبِيْ عُمَرَ وَقِيْلَ عُمْرَةُ سَفْيَانَ بْنِ عِبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِّيْ فِى اْلإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ غَيْرَكَ، قَالَ: قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ.
"Dari Abi Umar, dan dikatakan Umrah bin Sufyan bin Abdillah ra. dia telah berkata, "aku berkata kepada Rasulullah saw. Ya Rasulullah saw., katakanlah kepadaku tentang Islam, sebuah perkataan yang mana aku tidak akan bertanya lagi kepada orang selian engkau." Beliau bersabda, "Katakanlah, Aku beriman kepada Allah, kemudian beristiqamahlah!."



BAB III
PENUTUP

Makna Islam secara harfiah adalah penyerahan diri kepada Allah dengan begitu seseorang akan mampu mengembangkan seluruh kepribadiannya secara menyeluruh. Sedangkan makna Islam secara subtansi, selain Islam sebagai agama, juga Islam adalah sesuatu yang dihasilkan oleh perkataan dan perbuatan. Misalnya, persaudaran, kesejahteraan dan perdamaian, dengan bahasa lain, bah itu tidak terutama ditunjukan oleh apa yang dipercaya seseorang (faith), seperti halnya keislaman pada kaum kristen, melainkan dengan perbuatannya (action).


DAFTAR PUSTAKA

Aminah, Abd Dahlan. t.t. Hadits Arba'in. Bandung: PT. al-Ma'arif.
Dajajadiningrat, Prof. t.t. Ensiklopedi Islam. Jakarta: PT. Rineka Cipta.



KATA PENGANTAR


Puji serta syukur penulis panjatkan ke khadirat Allah Swt. yang telah memberikan rahmat, hidayah dan taufiq-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad s.a.w., keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Tugas ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Tafsir 1. Penulis ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan motivasinya dalam penyusunan tugas ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan tugas ini masih banyak kekeliruan dan kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritikannya yang bersifat membangun, dan mudah-mudahan tugas ini bermanfaat bagi kita semua.


Cipasung, April 2007


Penulis

DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Perumusan Masalah 1
BAB II MAKNA ISLAM DALAM AL-QURAN 2
A. Makna Harfiah 2
B. Makna Subtantif 3
BAB III PENUTUP 5
DAFTAR PUSTAKA 6

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar